Tidak semua yang mempunyai bisnis atau usaha dapat bertahan dengan bisnis atau usahanya tersebut. Memang banyak faktor yang membuat bisnis atau usaha yang dijalankan seseorang minimal bisa bertahan, bahkan sudah bagus sekali jika usaha itu bisa tumbuh terus menerus.
![]() |
| Source : Magnolia Network |
Tetapi semua pengusaha harus mengingat, sebelum mereka ingin masuk ke dalam suatu bisnis tertentu, mereka harus membuat Business Plan. Business Plan berfungsi untuk menjadi panduan (guidance) pengusaha dalam menjalankan usahanya. Selain itu juga Business Plan bisa disisipkan segala macam strategi-strategi untuk mencapai tujuan dari bisnis atau usaha tersebut.
Menurut enterpreneur.com, ada 3 hal besar yang perlu dilakukan pengusaha saat ingin membuat Business Plan, antara lain :
- Memikirkan rencana bisnis
Dalam fase ini, pengusaha mulai memikirkan mimpi-mimpi bisnis yang akan mereka jalankan, termasuk poin-poin di bawah ini :- Seberapa lama bisnis itu akan berjalan
- Kapan business plan dibuat
- Ditujukan kepada siapa business plan
- Alasan mengapa menulis business plan
- Mengidentifikasi tujuan
- Membuat perencanaan keuangan
- Menulis Business Plan
Saat menulis business plan ini hendaknya pengusaha mencantumkan beberapa hal berikut :- Dana awal (modal), arus kas dan lainnya ke dalam financial plan.
- Marketing Plan, berisi tentang semua kondisi riset pasar, produk yang akan dijual sampai dengan strategi penjualan.
- Organization Plan, perencanaan pegawai, gaji pegawai dan lainnya.
- Operation Plan, membuat SOP terkait bisnis yang akan dijalankan.
- Revisi Business Plan
Ketika business plan yang dibuat sudah difinalisasi, pengusaha perlu sesekali mengupdate business plan tersebut dengan strategi-strategi baru atau bahkan dengan financial plan yang baru untuk mencapi sustainability bisnis.
source : www.entrepreneur.com
