Sunday, November 8, 2015

Teori Maslow (Piramida Kebutuhan Manusia)

Teori Maslow atau yang disebut juga dengan teori pengelompokkan kebutuhan dari manusia banyak sekali digunakan dalam ilmu-ilmu praktis, contohnya dalam ilmu psikologi, seorang psikolog mampu meneliti permasalahan kliennya dengan pendekatan teori ini. Begitu juga dengan para marketer, teori ini benar-benar dimanfaatkan untuk melakukan strategi pemasaran yang jitu.

Cara membaca piramida ini adalah dari bawah ke atas dari segi kepentingannya.
  1. Psychological Needs
    Kebutuhan fisik dari manusia, kebutuhan ini meliputi kebutuhan makan, minum, bernafas dan istirahat. Dari tingkat kepentingannya kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang paling penting untuk manusia.
  2. Safety Needs
    Manusia membutuhkan kemanan dan kesehatan semasa hidupnya, Kebutuhan ini masuk dalam kebutuhan yang penting juga.
  3. Belongingness and Love Needs
    Manusia merupakan makhluk sosial dan makhluk sosial cenderung memiliki sifat untuk berkomunikasi satu sama lain, hal ini menimbulkan adanya hubungan yang erat antar manusia tersebut. Bisa hubungan cinta, kasih sayang, ataupun pertemanan.
  4. Esteem Needs
    Merupakan kebutuhan untuk diterima oleh orang banyak. Contohnya : Manusia membutuhkan pujian atau penghargaan dari orang-orang sekitarnya.
  5. Self Actualization
    Tingkatan piramida paling atas dan banyak manusia yang ingin mencapai tingkatan ini. Dalam tingkatan ini manusia sudah ingin mengembangkan dirinya lebih jauh agar mendapat pengakuan oleh orang-orang.

Saturday, November 7, 2015

Balon Google (Loon Google)

Balon Google atau yang biasa disebut dengan Loon Google, belum lama ini menjadi trending topic di masyarakat Indonesia. Teknologi Baloon Google telah dipilih oleh presiden RI untuk memberikan akses internet di Indonesia timur.

Memang di daerah Indonesia timur itu masih belum banyak jaringan fiberoptik yang dikelola oleh perusahaan penyedia jaringan Indonesia. Karena pasar di Indonesia timur ini memang kurang begitu menarik yang menyebabkan para perusahaan penyedia jaringan tidak mau berinvestasi disana.

Oleh karena itu, Presiden RI memutuskan untuk bekerja sama dengan Google untuk pembangunan teknologi Google Loon yang akan ditempatkan di Indonesia timur.


Agar tujuan implementasi Google Loon ini tercapai, pemerintah berencana menggandeng 3 perusahaan penyedia network untuk penyesuaian standar teknis untuk proyek ini. Proyek ini pun mensyaratkan bahwa minimal jaringan yang compatible adalah jaringan 3G keatas. Jaringan Backbone pun harus mempunyai kapasitas yang besar pula.

Cara kerja Google Loon

Balon Google memiliki antena Transceiver (untuk mentransmisi sinyal) dan Receiver (untuk menerima sinyal) dan diterbangkan sampai ketinggian 20 km diatas tanah (stratosfir). Balon Google dikendalikan oleh software untuk mengidentifikasi arah angin dan menyesuaikan posisi dari daerah coverage yang ingin dicover. Setiap balon akan memancarkan sinyal Wifi untuk daerah yang dicover itu dan memberikan akses internet ke daerah tersebut dan selalu berkomunikasi dengan BTS yang ada di darat.


 Source : www.bbc.com

Friday, November 6, 2015

Tahapan Dalam Membuat Business Plan

Saat ini siapa sih yang tidak mau mempunyai bisnis atau usaha. Maraknya berita-berita tentang entrepreneurship di media-media yang menggemborkan bahwa dengan mempunyai usaha kita akan cepat mempunyai banyak harta. Nyatanya??

Tidak semua yang mempunyai bisnis atau usaha dapat bertahan dengan bisnis atau usahanya tersebut. Memang banyak faktor yang membuat bisnis atau usaha yang dijalankan seseorang minimal bisa bertahan, bahkan sudah bagus sekali jika usaha itu bisa tumbuh terus menerus.

Source : Magnolia Network


Tetapi semua pengusaha harus mengingat, sebelum mereka ingin masuk ke dalam suatu bisnis tertentu, mereka harus membuat Business Plan. Business Plan berfungsi untuk menjadi panduan (guidance) pengusaha dalam menjalankan usahanya. Selain itu juga Business Plan bisa disisipkan segala macam strategi-strategi untuk mencapai tujuan dari bisnis atau usaha tersebut.
Menurut enterpreneur.com, ada 3 hal besar yang perlu dilakukan pengusaha saat ingin membuat Business Plan, antara lain :
  1. Memikirkan rencana bisnis
    Dalam fase ini, pengusaha mulai memikirkan mimpi-mimpi bisnis yang akan mereka jalankan, termasuk poin-poin di bawah ini :
    • Seberapa lama bisnis itu akan berjalan
    • Kapan business plan dibuat
    • Ditujukan kepada siapa business plan
    • Alasan mengapa menulis business plan
    • Mengidentifikasi tujuan
    • Membuat perencanaan keuangan 
  2. Menulis Business Plan
    Saat menulis business plan ini hendaknya pengusaha mencantumkan beberapa hal berikut :
    • Dana awal (modal), arus kas dan lainnya ke dalam financial plan.
    • Marketing Plan, berisi tentang semua kondisi riset pasar, produk yang akan dijual sampai dengan strategi penjualan.
    • Organization Plan, perencanaan pegawai, gaji pegawai dan lainnya.
    • Operation Plan, membuat SOP terkait bisnis yang akan dijalankan.

  3. Revisi Business Plan
    Ketika business plan yang dibuat sudah difinalisasi, pengusaha perlu sesekali mengupdate business plan tersebut dengan strategi-strategi baru atau bahkan dengan financial plan yang baru untuk mencapi sustainability bisnis.


source : www.entrepreneur.com

Wednesday, November 4, 2015

Employee Life Cycle (Siklus hidup pegawai)

Setiap bisnis pasti membutuhkan tenaga sumber daya manusia untuk menjalankan bisnis tersebut. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa sumber daya manusia dalam suatu bisnis merupakan aset yang paling penting. Jika tidak ada sumber daya manusia, apakah bisnis tersebut dapat berjalan sesuai yang diharapkan oleh pemilik/pemegang saham?


Penulis mencoba menjabarkan siklus hidup seorang karyawan yang pastinya berlaku hampir di semua bisnis atau perusahaan. Ada banyak model Employee Life Cycle yang dibuat oleh beberapa sumber, tetapi disini penulis akan mencoba sharing ide penulis terkait employee life cycle.

Menurut penulis, secara umum Employee Life Cycle terbagi menjadi 3 siklus, yaitu :

1. Siklus Rekrutmen, Di siklus ini pegawai mulai memasuki  proses pencarian pekerjaan sampai dengan karyawan masuk bekerja dan mendapatkan atribut-atribut untuk bekerja. Pencarian karyawan (request to hire), interview, psikotes, negosiasi gaji masuk ke dalam fase ini. Bahkan sampai karyawan tersebut lulus probation (3 bulan/6 bulan) baru bisa dikatakan karyawan tersebut sudah melalui masa rekrutmen ini.

2. Siklus Pengelolaan, Banyak sekali aktifitas-aktifitas dalam siklus ini, siklus ini biasanya menjadi siklus yang paling panjang dari Employee Life Cycle. Contoh aktifitas di dalam siklus ini adalah : gajian, training, penilaian kinerja, promosi, kenaikan gaji, mutasi, cuti, dan lainnya.

3. Siklus Keluar, Ketika seorang karyawan sudah mulai jenuh akan pekerjaan, sudah mulai tidak betah ataupun umur yang sudah tidak mencukupi untuk bekerja, salah satu tindakan yang akan diconsider adalah resign atau pensiun. Dalam siklus ini biasanya dilakukan pengecekan (checklist) terhadap semua atribut-atribut atau bahkan tunjangan-tunjangan yang diterima pegawai yang bersangkutan agar ketika pegawai keluar tidak membawa atribut-atribut dan masih mendapat tunjangan dari perusahaan.

Demikian tulisan saya mengenai employee life cycle, semoga bermanfaat.

Tuesday, November 3, 2015

Macam-macam definisi pemasaran





Marketing atau yang lebih kita kenal sebagai pemasaran memiliki banyak definisi. Mulai dari kegiatan merancang dan mendesain suatu produk atau jasa sampai dengan kegiatan menjual suatu produk atau jasa. Banyak sekali memang definisi dari pemasaran tersebut.
Berikut adalah definisi marketing (pemasaran) menurut beberapa ahli:

1. Dr. Phillip Kotler mendefinisikan pemasaran (marketing) sebagai suatu ilmu atau seni dalam mengkesplor, membuat dan menyampaikan suatu "value" untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan tujuan pendapatan. Pemasaran mengidentifikasi, mengukur dan mengkuantifisir ukuran dari suatu pasar (marketshare/marketshare) dan potensi pendapatan.

2. Mary Ellen Bianco seorang Direktur Marketing & Communication dari Getzler Henrich & Associates LLC mempunyai definisi sendiri terhadap pemasaran (marketing). Menurutnya Marketing berisi riset, mengidentifikasi target, mengkomunikasikan dan melakukan hubungan dengan publik. Tujuan akhir pemasaran adalah penjualan seperti petani membajak sawah setelah menanam.

3. Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika (AMA), pemasaran merupakan aktivitas, kumpulan riset pembelajaran, dan proses untuk membuat, mengkomunikasikan, menyampaikan dan bertukar penawaran suatu "value" bagi pelanggan, klien, mitra dan masyarakat.

4. Menurut Investopedia.com, Pemsaran adalah kegiatan dari suatu perusahaan terkait dengan jual beli produk atau jasa. Termasuk juga iklan, penjualan dan penyampaian produk ke pelanggan.

5. Wharton School, Universitas Pennsylvania mendefinisikan pemasaran sebagai proses antisipasi, mengelola dan memuaskan permintaan pasar atas produk, jasa dan ide.



Sumber :
http://heidicohen.com/marketing-definition/
www.investopedia.com
http://www.skylinetradeshowtips.com/what-is-marketing-how-10-experts-define-it/